header image
 

Militan Jatuh Cinta*

Revolusi cinta sampai mati

di ikat erat

kain merah muda di tangan kirinya

ketika militan

tak berdaya karena cinta

Fidel Castro menjelma menjadi romeo

Kritisisme Romantisme

Reformasi penuh cinta

mendidik rakyat dengan cinta

menyentuh penguasa dengan cinta

Demokrasi cinta

Pemerintahan dari, oleh, untuk cinta

ha…ha….ha….

* dedicate For D’Emon ( Pangeran KecebonK )

TIGA NYAMUK, CUKUP!

Prinsip lebih baik makan memikirkan shalat dari pada shalat memikirkan makan, aku akui benar-benar manusiawi, bukan sekedar tameng untuk menghindari kewajiban shalat. Awalnya aku sudah menyusun strategi jitu malam itu, aku berencana makan malam dulu sebelum shalat maghrib dengan alasan nanti ketika ngaji bisa on time dan tenang karena perut sudah diisi penuh. Seperti banyak orang bilang kita hanya bisa membuat rencana Allah yang menentukan. Begitu juga dengan rencana ku, berhubung keburu masuk waktu shalat maghrib, lagian juga anak-anak nggak ada yang mau diajak makan ya…… terpaksa-nya harus kuat-kuat memegang prinsip, bagaimanapun shalat itu jauh lebih penting dari makan malam, tapi tetap saja dalam hati mungkin tepatnya dalam perut tidak bisa menyembunyikan rasa lapar ku malam itu. Aku tersenyum sendiri, menertawakan ke-Idealis-an prinsip hidup ku, segitu kah batas kesabaran ku????

Continue reading ‘TIGA NYAMUK, CUKUP!’